Tips-Tips Cara Berbuat Dosa

Wah ada yang baru, saya ngajarin cara buat dosa? Nggak juga sih, itu biar judulnya menjual ajah :P. Lagipula, apa perlu berdosa diajarkan?

Semua tentu tahu dong, cerita bagaimana Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, ya kan? Dari sekolah minggu dari TK kayaknya juga udah diajarin kan? Jadi ga harus diceritakan lagi dong? Yah kalo ga tau ceritanya bisa dibaca di Kejadian 3.

Dulu kalo kita belajar di sekolah minggu, Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, gara-gara makan buah yang dilarang, karena ga taat. Itu waktu di TK ato SD, terus waktu SMP kita diajarin lagi lebih dalam yaitu gara-gara pengen sama dengan Allah. Apa seperti itu saja? Yuk kita makin mendalami perikop ini. 

1. Tidak memelihara Firman Allah (bd. Kej 2:17, 3:1-3).

Iblis bisa dibilang ahli teologi paling ahli, setiap iota dalam Alkitab dihafal dan dimengerti dalam-dalam, tetapi karena kebencian terhadap Allah. Sehingga dia juga bisa memutarbalikkan isinya. Jika kita juga mengenal Firman Allah, karena Allah mengasihi kita dan kita mengasihi Allah, maka kita juga mampu melawan cara iblis yang ini (Mat 4:1-11).

Allah jelas mengatakan ketika buah itu dimakan “pastilah engkau mati”, tetapi Hawa hanya menyebutkan “nanti engkau mati”. Ketika iblis melihat celah tersebut, maka iblis akan menyerang lagi dan lebih sulit untuk melawannya. Memang lagu sekolah minggu “baca kitab suci doa tiap hari kalau mau tumbuh” tidak ditulis sekedar untuk lagu sekolah minggu saja.

2. Ingin menjadi sama dengan Allah, INGIN TAHU SEGALANYA (Kej 3:4-6)

Kadang kita ingin seperti orang lain, dia jago maen alat musik apa aja, dia bisa mecahin batu yang tebel, dia bisa tendangan pisang, dll sampe kita lupa bahwa kita lupa kita juga mempunyai sesuatu yang spesial Tuhan taruh untuk kita. Boleh sih pengen jago maen musik, pengen jago karate, pengen jago sepakbola, tetapi apa dengan mendapat itu semua, kita menjadi lebih memuliakan Allah, atau meninggikan diri sendiri? Apalagi ketika iblis memberikan ‘jalan pintas’ seperti yang diceritakan dalam Kejadian 3, wah lebih susah lagi nih nolaknya, jadi seperti Allah lagi, terus tau semuanya, dan kesombongan muncul.

Kita ingin tahu ini, ingin tahu itu, ingin tahu ini itu banyak sekale… (jadi lagu doraemon dong) tetapi akhirnya kita mendapatnya dari sumber yang salah. Kita ingin tahu tentang tubuh kita yang sedang remaja, bukan cari orang tua, ensiklopedi, buku biologi, atau situs sex ed, malah ke teman-teman kita, atau asal google (google ˈgü-gəl transitive verb : to use the Google search engine to obtain information about (as a person) on the World Wide Web – Merriam Webster Unabridged Dictionary), akhirnya, bisa jadi, salah informasi, sex addict, kecanduan situs porno, dlsb. Kita pengen tahu gimana cara ga setres, bukannya datang ke ortu, atau ke sahabat, ato ke kakak rohani, malah ke temen2 laen, bisa jadi, dikasih ekstasi, LSD, atau bahan2 NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat-zat Adiktif lainnya).

3. Meskipun mereka satu dalam iman (juga suami istri), ADAM TIDAK MAMPU MENGINGATKAN HAWA, DAN IA JUGA MALAH IKUT2AN (Kej 3:6)

Boleh kita bergaul dengan temen-temen beda agama, beda kebudayaan, yang suka ngomong jorok (boker sembarangan… ckck) atau kasar (kasar lo… wkwk), suka ngerokok, suka semua yang berbau porno, suka berantem, suka membunuh (wets, hati2 kalo bergaul sama psikopat.. hehe), dlsb. Tetapi jangan sampai kita menjadi terpengaruh dan ikut-ikutan (Rm 12:2). Kita yang harus menarik mereka kepada Kristus, bukan sebaliknya. Atau lebih parah lagi, emang kepengen ngikut mereka.

Kita juga punya temen-temen, kalau mereka jatuh, harus kita bantu untuk kembali bangun dan berdiri teguh. jangan malah dibiarkan. Kalau takut kalau mereka jatuh dan kita biarkan karena tidak tahu, yok kita berusaha dekat dengan teman-teman kita satu sama lain, kalau ada masalah bisa saling share, bisa juga membntuk cell group.

4. Kalau udah ketauan, saling menyalahkan deh (Kej 3:8-19)

Tuhan tahu segala yang telah terjadi, maka Ia datang pas setelah kejadian tersebut. Tuhan juga tentu tahu di mana Adam dan hawa bersembunyi. Tetapi mengapa Tuhan masih bertanya? Jika Tuhan hanya menganggap manusia itu sebagai benda, Tuhan bisa saja langsung menghukum manusia. Tetapi tidak, Tuhan bertanya dahulu. Apa jawaban yang Tuhan dapatkan? Manusia tidak meminta ampun dan saling menyalahkan. Mungkin kalau mereka minta ampun dan tidak saling menyalahkan, mungkin kita tidak akan seperti sekarang ini, atau bahkan masih tinggal di taman eden?

—-

So apa tipsnya untuk berdosa… eh untuk tidak berdosa menurut apa yang kita baca hari ini?

1. Rajin-rajin baca Alkitab, karena iman timbul dari pendengaran akan Firman Allah (Rm. 10:17), sebagai pertahanan kita dari berbuat tidak benar (Mzm 119:9) dan supaya kita dapat melawan iblis karena Firman Allah adalah bagian dari senjata rohani (Ef. 6:10-18).

2. Kita harus tahu bahwa semua yang kita punya sebenarnya datang dari Tuhan dan Tuhan ingin kita untuk mengusahakannya sebaik mungkin, untuk kemuliaan nama Tuhan, bukan justru minder dan memendamnya (Ams 2:6, Mat 25:14-30) atau menyombongkannya. Jangan sampai kita terjatuh ke jurang karena memendam atau menyombongkan apa yang diberikan Tuhan.

3. Jangan ikut-ikutan yang gak bener (Rm 12:2), tetaplah sesuai Firman Tuhan (Mzm 119:9). Boleh saja tahu banyak, tetapi ujilah kebenarannya, jangan sampai itu menjebak kita (1 Tes 5:21).

4. Saling support each other, sering-sering bersekutu bersama, bawa nama teman-temanmu dalam doa. Paulus sering meminta supaya jemaat asuhannya dan kawan-kawannya untuk tetap mendoakan dia dalam pelayanannya dan selama ia dipenjara. Selain minta sama Tuhan dalam doa untuk membantu menyelesaikan masalah-masalahmu, ingat juga orang lain dan teman-temanmu, masalahnya atau setidaknya cukup tolong Tuhan bimbing mereka, mungkin kau lagi khawatir tentang temanmu tentang sesuatu. Itu perbuatan baik loh, dan Alkitab berkata jika kita tahu berbuat baik tapi tidak melakukannya, kita berdosa (Yak 4:17). Doa orang benar itu dengar Tuhan (Ams 15:29), dan sangat besar kuasanya. Baca Yak 5:13-20.

 

Sola Fide, sola Scriptura, plurimus maximus, sola Gratia.

Blessings in Christ,
Calvin Limuel

One thought on “Tips-Tips Cara Berbuat Dosa

Leave a Reply